Hati-Hati! Akun Dompet Digital Rawan Dibobol Hacker


CNBC Indonesia - Kasus pembobolan dompet digital yang terjadi belakangan ini membuat pengguna harus semakin berhati-hati. Dalam teknologi ada dua komponen yang menjadi hal utama, yakni elemen teknis dan elemen manusia sebagai pengguna.

Pengamat IT Rudi Adianto menyatakan kasus pembobolan dompet digital yang terjadi di Indonesia justru diakibatkan dari sisi pengguna yang mudah dimanipulasi. Sebab, sistem pada dompet digital yang berpengalaman biasanya sudah bullet proof atau anti bobol.

"Ketika sisi teknis sudah bulletproof, maka sisi manusianya bisa jadi target. Dalam suatu sistem, mata rantai yang paling lemah adalah elemen manusianya dan yang paling mudah dimanipulasi," kata Rudi kepada CNBC Indonesia belum lama ini.

"Di Indonesia peretasan tidak sampai harus peretas punya skill teknikal tapi murni social engineering bagaimana menggunakan satu dan lain cara agar korban memberikan kode OTP," lanjutnya.

Rudi mengatakan perkembangan digital di Indonesia sangat pesat. Misalnya dengan keberadaan dompet digital ataupun market place online, yang membuat masyarakat gagap dalam pemanfaatannya. Inilah yang kemudian dimanfaatkan peretas bagaimana mereka memanfaatkan fitur yang kelihatannya tidak berhubungan satu sama lain. Hal itu yang tidak disadari pengguna hingga bisa mengambil alih akun.

Selain itu nomor ponsel menjadi faktor penting dalam hal transaksional. Pada era modern ini nomor ponsel dianggap sebagai salah satu identitas pribadi atau otentikasi. Dalam transaksi perbankan, terutama internet banking dan mobile banking, perbankan biasanya mengirimkan password khusus ke nomor ponsel yang dimiliki nasabah.

"Otentifikasi yang umum dipakai saat ini melalui nomor ponsel. Nantinya OTP (One Time Password) dikirimnya ke hp, misalkan bank juga kalau ada [informasi] transaksi yang mencurigakan dikirimnya ke HP," ujar Rudi.

Ia juga menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan nomor ponsel masih sangat kurang. Padahal modus peretasan melalui nomor ponsel telah merajalela saat ini.

"Para pelaku saat ini mengincar nomor ponsel. Jika dia sudah bisa mengambil alih nomor ponsel atau bisa mengalihkan panggilan serta SMS. Kemudian habis sudah, mereka dapat mengakses banyak akun," tutur Rudi.

Maka dari itu, dia menyampaikan masyarakat harus dapat mengakali untuk menjaga keamanan nomor ponsel contoh sederhananya jangan terlalu mudah menyebar nomor ponsel pribadi.

Asal tahu saja, OTP adalah singkatan dari password sekali pakai atau one time password yang lazim digunakan untuk transaksi online dan kegiatan perbankan digital lainnya. OTP biasanya berisi enam angka acak. Perbankan biasa mengirimkan OTP melalui pesan singkat (SMS).

0 Response to "Hati-Hati! Akun Dompet Digital Rawan Dibobol Hacker"

Post a Comment

Dilarang komentar tentang SARA, judi, pornografi dan provokasi. Serta komen yang tidak menyinggung mengenai postingan, semisal : nice post, dsb.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel